Jumat, 08 November 2013

Secret Valentine - We The Kings



Secret Valentine - We The Kings (lyrics)

Soft kiss and wine
What a pretty friend of mine
We're finally intertwined
Nervous and shy for the moment we will come alive
Tonight
Secret valentine

[Chorus:]
We'll write a song
That turns out the lights
When both boy and girl start suddenly shaking inside
Don't waste your time
Speed up your breathing
Just close your eyes
We'll hope it's for nothing at all

Lay down, be still
Don't worry talk they will
I'll be loving you until
Morning's first light
Breaks tomorrow
I'll take care of you tonight

[Chorus:]
We'll write a song
That turns out the lights
When both boy and girl start suddenly shaking inside
Don't waste your time
Speed up your breathing
Just close your eyes
We'll hope it's for nothing at all
Nothing at all

When guilt fills your head
Brush off rise up from the dead
This is the moment that we will come alive
Brace yourself for love
Sweet love, secret love

[Chorus:]
We'll write a song that turns out the lights
When both boy and girl start suddenly shaking inside
Don't waste your time
Speed up your breathing
Just close your eyes
We'll hope it's for nothing at all
(We'll write a song)
That turn's out the lights
When both boy and girl start suddenly shaking inside
Don't waste your time
Speed up your breathing
Just close your eyes
We'll hope it's for nothing at all
Nothing at all

Rabu, 26 Juni 2013

I am on my way

Hai, lama ya aku sama kamu ga ketemu. Aku sama kamu terakhir ketemu pas hari pelepasan. Setelah itu, aku ga tau kapan aku sama kamu bisa ketemu lagi. Mungkin bisa, kalo aku masuk SMAN 6 Bandung. Aku berharap banget masuk sman 6. Rasanya ga tulus kalo gamasuk sana. Aku pengen banget sekolah disana, aku pengen banget bisa liat kamu setiap hari, walaupun aku sama kamu ga kaya dulu lagi. Aku seneng deh kamu punya pacar baru, dia cantik, dia orang punya, dia punya segalanya. Aku seneng. Aku ikhlas deh kalo kamu sama yang jauh lebih baik dari aku. Sekarang aja aku ga ngerasa marah, kesel, ataupun gimana. Emang pertamanya sakit, tapi, aku juga sadar diri. Aku lebih baik ngeliat kamu sama orang yang lebih baik dari aku, meskipun itu sedikit sulit buat terbiasa. Daripada, kamu harus terus maksain buat sama aku, yang kehidupannya sulit, itu bikin aku bahagia, tapi engga buat kamu. Aku ga ngerti kenapa aku kaya gini, orang-orang bilang katanya nanti kamu bakalan dapet karma. Tapi, aku bilang sma mereka kalo aku sama sekali ga mau kamu dapet karma, dan aku bilang alasannya, kaena aku sayang banget sama kamu. Antara bodoh dan cinta. Sulit buat dijelasin. Kadang aku ngerasa sakit banget kalo inget kamu lagi sama yang lain, kadang aku biasa aja dan merasa tenang. Kadang, aku seneng udah putus sama kamu, karena aku mikir, kalo makin kelamaan, sakitnya itu makin besar. Aku ga mau terlalu ngeliatin kalo aku masih sayang sama kamu sekarang. Aku ga mau ngeganggu hubungan kamu, karena aku tau gimana rasanya ada diposisi dia, pacar kamu yang sekarang. Aku ga akan ngungkit, terlalu banyak ngetweet atau apapun tentang kamu. Aku mau diem aja. Mungkin keadaan bakal lebih baik dari setiap waktu ke waktu. Aku ga peduli sampe kapan aku harus kaya gini. Aku ga marah sama diri aku sendiri karena aku masih juga sayang sama kamu, aku gapeduli. Aku seneng bisa sayang sama kamu. Kamu yang bahagia ya, aku juga bahagia ko.

Sekarang, aku sudah mulai bisa merasakan jatuh cinta lagi, perasaannya sama kaya waktu dulu aku pertama suka sama kamu. Aku suka duluan sama dia, ya mungkin ini bakal jadi kesempatan emas buat aku ngelupain kamu. Dia ini temen tk aku. Namanya, Fega Al Muharaman Chaidir. Aku juga ga tau kenapa tiba-tiba inget sama dia, terus tiba-tiba kaya gini. Aneh emang. Mungkin aku ga akan terlalu banyak mengharap kali, aku takut buat sakit hati lagi. Aku takut ngerasain sakit hati kaya waktu aku sama kamu putus. Kamu doain aja supaya aku bisa bahagia, sama kaya kamu. Aku juga ngedoain kamu disetiap aku mengangkat kedua telapak tangan aku. Kamu bahagia ya, aku sayang kamu. :)

Senin, 24 Juni 2013

Que Sera Sera

   

Disaat seorang Ibu memiliki anak yang memiliki keterbasan dan kekurangan, kasih sayang seorang Ibu sama sekali tidak berubah. Karena bagaimanapun juga, anak tetaplah seorang anak, tidak memandang dari sisi manapun, seorang anak tetaplah seorang anak. Dan Ibu, tetaplah seorang Ibu. Dia tidak pernah melihat anaknya memiliki kekurangan, karena dimata seorang Ibu, anaknya adalah anugrah paling sempurna. 
Ibu, tetaplah seorang Ibu.

Terimakasih mamah. Aku, anakmu, mencintaimu. :')

Que Sera sera

When I was just a little girl 
I asked my mother what will I be
Will I be pretty  
Will I be rich  
Here's what she said to me
 

Que sera sera 
Whatever will be will be 
The future's not ours to see 
Que sera sera
 

When I was just a child in schoolI asked my teacher what should I try 
Should I paint pictures 
Should I sing songs 
This was her wise reply
 

Que sera sera 
Whatever will be will be 
The future's not ours to see
Que sera sera
 

When I grew up and fell in loveI asked my sweetheart what lies ahead 
Will there be rainbows day after day 
Here's what my sweetheart said
 

Que sera sera 
Whatever will be will be 
The future's not ours to see 
Que sera sera
 

Que sera sera 
Whatever will be will be 
The future's not ours to see 
 Que sera sera
 

What will be, will be 
Que sera sera...

Senin, 10 Juni 2013

Biar bendamu yang telah menjadi bendaku yang akan menjawab.

Sejak kisah cinta aku dan kamu berakhir, entah kenapa, setiap aku melihatnya selalu terbesit bayanganmu dan terbesetit kenangan aku dan kamu. Lalu aku memutuskan untuk melepaskannya, dan ternyata benar setelah aku melepaskannya rasa sakit itu tidak menghujat nafasku terlalu dalam. Mungkin, dia yang sudah terlalu banyak merekam hal dan peristiwa tentang aku dan kamu selama ini, dia. Entah sampai kapan aku akan menyimpannya dan tidak memakainya lagi di pergelangan tanganku, mungkin suatu saat nanti, saat perasaanku padamu memudar, padam, juga rasa sakitku.

Jika aku tak memakainya, aku masih mencintaimu.
Jika aku memakainya kembali, aku sudah melupakanmu.


Sampai jumpa, tidak sabar untuk memakai dia kembali.

Sabtu, 08 Juni 2013

Sampai hal sekecil ini, aku masih mengingatnya.


Masih mengenang kata-katamu :')


Lalu, mana buktinya? Kamu hanya bisa membuktikannya selama 3bulan 28hari dan kemudian semuanya hanya bisa menjadi kenangan.

Iya, selamat malam juga ya kamu cantik, sosososo L)VE you cantiks:')♥

Apa kamu masih mengingat ini?


Waktu itu, iya sekitar jam 11 malam, tanggal 25 Januari 2013. Kamu hampir urat-urat diwajahku copot semua gara-gara terlalu seneng, iya pastinya senyum terus. Itu malam yang paling asik deh, itu malem yang paling bikin aku terbang, dan pada malam itu juga, kita saling memiliki. :')

Terus melangkah, meski ku tak tau arah.

Hari ini, tidak ada yang berbeda sama sekali. Semuanya masih sama seperti dulu, tentu saja tentang perasaanku. Kali ini aku hanya bisa menjalani semuanya, membiarkan semuanya mengalir apa adanya. Tidak ada hal lain yang bisa kulakukan selain membuat kata-kata yang masih mengungkapkan, aku menyayangimu. Aku tau, kamu sudah tau tentang semuanya, sudah. Meskipun tidak ada kata-kata yang berhubungan dengan ketauanmu tentang perasaanku saat ini, itu tak mengapa, hanya meyakini bahwa kamu mengetahui perasaanku saja, aku sudah merasa tenang. Aku masih mengingat semua hal dan peristiwa yang pernah terjadi diantara aku dan kamu, masih sangat ingat, sampai hal yang paling terkecil. Bagaimana mungkin aku sudah lupa, jika perasaanku padamu tak pernah berubah, iya, perasaan sayang aku. Aku mengingat semua kenangan aku dan kamu bersamaan dengan besarnya persaan cinta dan sayangku untukmu. Bicara soal hari kemarin, Jum'at. Sore itu aku hanya sendiri, ditemani dengan sunyi, dan tentu saja dirimu, difikiranku. Aku merindukanmu, semakin merindu, dan selalu merindu. Benar apa kata penulis cinta zaman sekarang, jika perasaan merindu mulai tiba, semakin membabi buta, hal yang kita lakukan hanyalah menagisi semua. Bagaimana mungkin aku memberitahumu bahwa aku merindukanmu sementara kamu bukan milikku, lagi? Hanya bisa menahan sakitnya rindu menghujat nafasku dan memaksa air mataku mengalir di pipiku. Aku benci menjadi seperti ini, aku benci. Setidaknya aku bersyukur, bahwa aku, pernah memilikimu. Terimakasih untuk semuanya, dan terimakasih, untuk selalu menghadirkan bayanganmu dalam khayalku, didalam setiap waktuku. Aku akan terus berjalan, meski ku tak tau arah, sampaiku menemukan arah, bertemu denganmu, dan menemukan jalan, untuk bagaimana nasib perasaanku setelah semuanya terjadi.

Untukmu, mantan kekasihku; Rivaldy.

Jumat, 24 Mei 2013

aku lelah, aku udah cape.

Setelah kepergianmu, tepatnya perpisahan kita, aku tak bisa tidur dengan nyenyak. Selalu tertidur disaat pergantian hari, bahkan lebih. Aku hanya tak bisa percaya, dan tak bisa mengerti, masih terlalu tidak percaya. Mengapa sakit hati ini tak kunjung pergi? Dan selalu menjamur didalam pikiran dan hatiku. Aku lelah, aku cape. Terus menerus merasakan rindu yang membuat telapak tangan dan kakiku merinding geregetan. Terus menerus merasakan sakit yang lebih awal telah menghujat nafasku. Aku lelah merasakan cinta seperti ini, terlalu sakit. Aku cape ngenang kamu terus, aku cape cemburu sama kamu terus, aku cape nterus menerus gerasain sakit hati yang ngebikin aku jadi kapok buat pacaran. Aku cape, aku cape, aku cape.

Aku Ingin Tau

Aku Ingin Tau,
Apakah perpisahan ini membunuhmu,
Seperti membunuhku?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau masih menyayangiku,
Seperti aku menyayangimu?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau masih mengingatku,
Seperti aku mengingatmu?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau merasa hancur,
Seperti hancurnya aku?

Aku Ingin Tau,
Adakah rasa sakit yang menghampirimu,
Seperti menghampiriku?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau merasakan kemarahan,
Seperti yang kurasakan?

Aku Ingin Tau,
Adakah rasa kepedulianmu,
Seperti kepedulianku?

Aku Ingin tau,
Adakah rasa kecewa,
Seperti yang kurasakan?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau merasa kehilangan,
Seperti kehilanganku?

Aku Ingin Tau,
Adakah yang berbeda,
Seperti yang sedang kurasakan?

Aku Ingin Tau,
Apakah terbesit dalam benakmu ingin kembali,
Seperti yang ada dibenakku?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau bisa merubah,
Seperti yang ku inginkan?

Aku Ingin Tau,
Adakah rasa untuk mengulang,
Seperti yang kurasakan?

Aku Ingin Tau,
Adakah aku dihatimu,
Seperti dihatiku?

Aku Ingin Tau,
Apakah kau ingin tau,
Seperti aku ingin tau?

Aku Ingin Tau.




                                                                     Neng Devi Nur Sari.

Thank You

25th January 2013 untill 22th May 2013. Thank you for everythings. Thank you for the amazing memories. Thank you for the amazing hurts. Thank you.

Kamis, 09 Mei 2013

Selamat malam Indonesia.

Malam ini aku seperti kehilanganmu, karena logika ku berkata, bahwa kamu sama sekali tidak mengingat dan memperdulikanku hari ini. Aku hanya bisa berharap dan menunggu telepon genggam ku bergetar, dan menerima pesan singkat darimu. Tapi pada kenyataannya, samapai malam ini, tepat pukul 20:26 kamu sama sekali tidak memberiku kabar atau sekedar pesan singkat. Aku tidak tau harus merasa kesal atau sedih. Aku bingung. Kesalpun aku tak bisa jika itu harus kulakukan padamu. Ya Allah, aku seperti merasa bahwa, aku mencintainya, sudah seperti manusia gila.

Minggu, 07 April 2013

Don't leave me alone.

Saya mohon jangan tinggalkan saya. Jika anda melakukan hal itu, entah bagaimana caranya, saya harus mencari jalan lagi, dan menemukan jalan pintas agar saya bisa melupakan anda dengan cepat. Tanpa saya harus menunggu satu tahun atau mungkin lebih.

Sabtu, 06 April 2013

Unforgettable moment.

At 5th on April 2013. On the movie G.I.Joe Retaliation. In the Cinema. In the Theater 1. He Kissed my lips. And I got my First Kiss. And I will never ever forget my last saturday night.

Rabu, 23 Januari 2013

The Endless Smile

Saat ku menatap benda hijau ini,
Sulit untukku mencerna kembali,
Tetapi tetap mengerti,
Bagaimana mungkin aku bisa terbodohi.

Dengan segenap keberanian,
Aku melakukannya,
Melepas semua harapan,
Dan mengepakan sayapku untuk terbang.

Air mataku seketika ingin menetes,
Tetapi aku tak membiarkan itu terjadi,
Ku hentikan bebanku,
Dan air mataku berhenti sampai di permukaan mataku.

Ini bukan saatnya untuk mencari luka,
Dan membuat harapan konyol,
Sudah cukup ini semua bagiku,
Ku akan menemui senmyuman itu kembali.

The Endless Hope

Saat kata itu terdengar,
Saat telingaku mendengar,
Semuanya menjadi berubah,
Otak-ku semakin bekerja,
Dan bekerja sangat cepat menemukan,
Ku raih kesimpulan itu,
Dan aku hanya tersenyum kecil,
Perasaan yang tak mungkin dibodohi.

Bayangmu kini tak lagi membuatku tersenyum dan geli,
Bayangmu tidak membuatku tertawa kembali,
Bayangmu tidak membuat jantungku berdetak cepat lagi,
Tapi kini, bayangmu membuatku menghela napas, dan membuangnya kembali.

Benda ini semakin membuatku mengerti,
Benda ini membuatku berfikir, dan semakin berfikir,
Menghentikan setiap urat wajah yang membuatnya merah,
Menghentikan kegugupanku dan mengubahnya menjadi senjata bertahan.

Aku ingin sekali mengucapkan terimakasih,
Atas segala yang membuatku tertawa,
Dan membuatku berhenti sejenak,
Tetapi kuharap ini tidak berarti sejenak.

Terbesit keinginanku untuk mengembalikan benda ini,
Benda ini mengingatkanku bahwa ini sama sekali tidak sama,
Sulit untuk membuatnya nyaman,
Seperti hanya memberi energi sementara.

Dia hadir,
Hanya untuk wanita lain,
Ku anggap semua ini baik-baik saja,
Dan akan menjadi bahagia dalam penglihatanku, tapi tidak dengan batinku.

Aku tidak menyesal atas segala yang telah menjadi ingatan,
Wajah yang seketika menjadi pucat,
Wajah yang seketika menjadi merah,
Bibir yang seketika bergemetar.

Aku akan menggenggam sejuta kekuatan,
Aku akan memeluk erat sang rembulan,
Dan aku akan mencari sinar sang surya,
Untuk tetap membuatku berhenti untuk luka.